Wednesday, April 29, 2015

Dia Termangu

Dia termangu.
Mengingat-ingat masa kecilnya.
Masa-masa bahagianya.
Berlarian. Dengan teman.
Tertawa. Dengan teman.
Menjelajah. Bertualang. Dengan teman.

Tunggu!
Dengan teman?

Dia termangu.
Menggali-gali tumpukan memori
Terdiam. Mematung. Menggigil.

Ada gadis kecil yang meletakkan pisau di nadinya,
tapi terlalu takut sakit untuk digoreskan.
Ada gadis kecil yang menuang cairan pewangi dan meminumnya, tapi terlalu pahit untuk diteruskan.
Ada gadis kecil yang tiba-tiba dicekik lehernya, entah kenapa, mungkin terlalu berisik dan mengganggu tontonan orang tuanya.
Ada gadis kecil yang diinjak kepalanya.
Ada gadis kecil yang dilempari tongkat sapu di pelipisnya.
Ada gelas pecah... Barang bertebaran dengan brutalnya...

Ada dia yang menggigil di sana menyadari tak ada yang lekat di ingatannya selain rasa nyeri di kepala dan dalam dadanya.

Dia termangu.
Kembali pada sadarnya, menyaksikan ruangan dengan barang beserpihan.

No comments:

Post a Comment